Perhitungan Matematika,Dampak dan Solusi COVID-19
Perhitungan Matematika,Dampak dan Solusi COVID-19
Haloo
Assalamualaikum
Nama saya Arum kesuma w
Kelas XI Ipa 5
Diblog ini saya akan memberitahu cara perhitungan,dampak dan solusi COVID-19 yang terjadi di negara kita ini. Selamat membaca!
A. Perhitungan Matematika dalam menganalisa COVID-19
Sebelumnya kalian tau ga sih, apa itu COVID-19?
-Pendidikan
Hal ini juga dirasakan dalam bidang pendidikan,kebijakan dalam bidang pendidikan yang diambil oleh banyak negara termasuk indonesia, dengan melakukan kegiatan belajar dirumah.
C. Solusi Dalam Menghadapi COVID-19
Jaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, dan meminimalkan seberapa sering kita menyentuh wajah adalah landasan strategi global untuk memperlambat penyebaran virus corona. Upaya tersebut adalah metode pencegahan yang mendasar dan telah terbukti keefektifannya untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19.
Sekian blog ini,terima kasih sudah membaca semoga bermanfaat!
Haloo
Assalamualaikum
Nama saya Arum kesuma w
Kelas XI Ipa 5
Diblog ini saya akan memberitahu cara perhitungan,dampak dan solusi COVID-19 yang terjadi di negara kita ini. Selamat membaca!
A. Perhitungan Matematika dalam menganalisa COVID-19
Sebelumnya kalian tau ga sih, apa itu COVID-19?
Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Bagaimana proses penyebaran Virus Corona?
Seringkali virus ini menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, mirip dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut dan hidung pasien tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekatnya, bahkan dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya.
Apa saja gejala yang dialami pasien Virus Corona?
Gejalanya yaitu demam, batuk, dan napas yang pendek. The Center for Disease Control and Prevention (CDC) percaya bahwa pasien Virus Corona dapat mengalami gejala-gejala ini 2 dari 2 hari sampai 14 hari setelah terpapar virusnya.
Berikut rincian data kasus positif virus corona (Covid-19) di 32 provinsi per 31 Maret 2020:
1. DKI Jakarta
Terkonfirmasi positif: 747
Sembuh: 48
Meninggal: 83
2. Jawa Barat
Terkonfirmasi positif: 198
Sembuh: 11
Meninggal: 21
3. Banten
Terkonfirmasi positif: 142
Sembuh: 2
Meninggal: 4
4. Jawa Tengah
Terkonfirmasi positif: 93
Sembuh: 0
Meninggal: 7
5. Jawa Timur
Terkonfirmasi positif: 93
Sembuh: 16
Meninggal: 8
6. Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi positif: 50
Sembuh: 0
Meninggal: 1
7. Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi positif: 23
Sembuh: 1
Meninggal: 2
8. Kalimantan Timur
Terkonfirmasi positif: 20
Sembuh: 0
Meninggal: 0
9. Sumatera Utara
Terkonfirmasi positif: 19
Sembuh: 0
Meninggal: 1
10. Bali
Terkonfirmasi positif: 19
Sembuh: 0
Meninggal: 2
11. Papua
Terkonfirmasi positif: 10
Sembuh: 0
Meninggal: 0
12. Kalimantan Barat
Terkonfirmasi positif: 9
Sembuh: 2
Meninggal: 2
13. Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi positif: 9
Sembuh: 0
Meninggal: 0
14. Sumatera Barat
Terkonfirmasi positif: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0
15. Lampung
Terkonfirmasi positif: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0
16. Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi positif: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0
17. Kepulauan Riau
Terkonfirmasi positif: 7
Sembuh: 0
Meninggal: 1
18. Aceh
Terkonfirmasi positif: 5
Sembuh: 0
Meninggal: 0
19. Sumatera Selatan
Terkonfirmasi positif: 5
Sembuh: 0
Meninggal: 2
20. Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi positif: 4
Sembuh: 0
Meninggal: 0
21. Riau
Terkonfirmasi positif: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0
22. Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi positif: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0
23. Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi positif: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0
24. Jambi
Terkonfirmasi positif: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
25. Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi positif: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
26. Kalimantan Utara
Terkonfirmasi positif: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
27. Sulawesi Utara
Terkonfirmasi positif: 2
Sembuh: 1
Meninggal: 0
28. Papua Barat
Terkonfirmasi positif: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 1
29. Bengkulu
Terkonfirmasi positif: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 1
30. Sulawesi Barat
Terkonfirmasi positif: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0
31. Maluku
Terkonfirmasi positif: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0
32. Maluku Utara
Terkonfirmasi positif: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0
Jadi rata-rata penyebaran COVID-19 di indonesia yaitu
Dengan cara:
Jumlah hasil data yang tekonfirmasi 32 Provinsi.
747+198+142+93+93+50+23+20+19+19+10+9+9+8+8+8+7+5+5+4+3+3+3+2+2+2+2+2+1+1+1+1:32=1.505 : 32 = 47,3 (Rata-rata yang diperoleh)
B. Apa saja Dampak dari COVID-19?
-Perekonomian
Secara dampak diperekonomian Indonesia sendiri, salah satu faktor dari Virus Corona (Virus Covid 19) menyebabkan kurs dollar terhadap rupiah meninggi hingga mencapat 16.000 / $US. Bahkan laporan dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan terjadi penurunan dalam beberapa minggu terkahir. Indeks Harga Saham Gabungan merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia.
-Pariwisata
Sektor pariwisata memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang pada perekonomian Indonesia. Dampak jangka pendek dapat di rasakan secara langsung, sedangkan dampak jangka Panjang dapat dilihat dengan bertambahnya pendapatan nasional, namun dengan adanya Covid-19 semuanya tak lagi sama.
Sektor pariwisata yang sekarang mengalami kelesuan sehingga daya beli menurun secara drastis karena berkurangnya pengunjung baik turis lokal maupun turis mancanegara, yang secara otomatis pendapatan dan devisa yang di hasilkan dari sektor pariwisata semakin menurun.
Hal ini juga dirasakan dalam bidang pendidikan,kebijakan dalam bidang pendidikan yang diambil oleh banyak negara termasuk indonesia, dengan melakukan kegiatan belajar dirumah.
C. Solusi Dalam Menghadapi COVID-19
Jaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, dan meminimalkan seberapa sering kita menyentuh wajah adalah landasan strategi global untuk memperlambat penyebaran virus corona. Upaya tersebut adalah metode pencegahan yang mendasar dan telah terbukti keefektifannya untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19.
Sekian blog ini,terima kasih sudah membaca semoga bermanfaat!
Komentar
Posting Komentar